Persahabatan Sejati
Sejatinya suami-istri adalah pakaian satu sama lain, dengan
kata lain seyogyanya suami-istri ialah orang yang saling menutupi aib dan
menjaga privasi satu sama lain. Orang yang dapat dipercaya untuk membagikan
rahasia yang seharusnya hanya disimpan diri sendiri. Namun, akhir-akhir ini
banyak peristiwa yang terekspos dimedia yaitu sang istri mengumbar aib suami
ataupun sebaliknya suami tidak memuliakan istrinya.
Jika kita belajar mengenai fiqih pernikahan tedapat kaidah atau
pendapat ulama bahwa tidaklah sampai kewajiban suami itu hingga menyediakan
hidangan matang untuk istri dan anak-anaknya. Namun perlu kita ketahui bahwa
kaidah fiqih itu banyak dan terdapat perbedaan pendapat jadi dalam menyikapi
kaidah-kaidah tersebut harus komprehensif tidak boleh asal menyomot sehingga banyak
menuntut haknya namun tidak mengindahkan kemaslahatannya.
Selain itu sangat tidak dibenarkan jika pola pikir laki-laki
yang nantinya menjadi seoarang suami dalam kungkungan budaya patriarki atau
budaya mendewakan laki-laki dan Perempuan (istri) hanya dijadikan objek dan
pelayan rumah tangga atau dalam budaya jawa sangat terekenal sekali 3 M
(Macak-Manak-Masak). Sepertinya budaya seperti itu sudah sangat ketinggalan
jaman jika kita melihat Pendidikan sekarang yang sudah sangat berekembang dan
hampir merata hingga pelosok negeri.
Sehingga jika masih ada pola pikir patriarki disekitar kita
dapat ditarik kesimpulan bahwa lingkungan serta kebiasaan dalam keluarga
mempengaruhi pola pikir seseorang, dengan kata lain seseorang yang memiliki
pola pikir patriarki ialah yang memiliki praktik patriarki didalam keluarga
sebelumnya sebelum dia memiliki keluarga sendiri. Sehingga tertanam dialam
bawah sadarnya jika keluarga yang ideal ialah suami yang mutlak mempunyai hak atas
istinya tanpa mengindahkan hak istri, istri yang baik ialah yang ‘manut’ tanpa
tahu alasan mengapa sebuah keputusan dalam rumah tangga itu dijalankan.
Maka inilah hikmah indah dalam agama islam, yang telah
mengatur segala sesuatu yang ada dalam berkehidupan. Agama islam sejatinya
memuliakan Perempuan namun orang-orang masih terperangkap dengan budaya yang
rata-rata pelakunya adalah orang islam. Oleh karena itu didalam agama islam
diwajibkan atas muslim laki-laki dan Perempuan untuk menuntut ilmu, yaitu ilmu
agama agar dalam menjalankan kehidupan didunia yang fana ini bisa mendapatkan
keberkahan dan kemaslahatan. Wallahu’alam bis showab.