Iman dan penampilan
Iman menurut arti dasarnya adalah percaya, namun sesuai implikasinya ialah mempercayai dengan hati, mengucapkan secara lisan, dan mempraktikkan secara amaliah. Dari pengertian tersebut tidak ada yang menyinggung tentang penampilan sama sekali, namun kenapa kebanyakan orang sering mengaitkan penampilan lahiriah seseorang dengan keimanannya?
Pada dasarnya manusia hanya menilai dengan apa-apa yang hanya dapat dilihat dengan mata telanjangnya, namun tidak sedikit yang menelisik hingga perilaku ataupun sikapnya. Sedangkan penampilan adalah hak setiap individu, hak untuk mengekspresikan dirinya masing-masing. Walaupun terkadang penampilan memang sedikit banyak memperlihatkan sebenarnya diri seseorang dari beberapa aspek (pemikiran, hobi, ajang ekspresi diri, eksistensi dll) namun pada intinya tulisan ini hanya menegaskan bahwa penampilan sebenarnya tidak banyak kaitannya dengan iman.
Namun tidak di pungkiri jika keimanan seseorang dapat mengantarkan kepada penampilan yang religius, karena semakin ia percaya dzat penciptanya semakin dia mendalami ayat-ayatnya yang mengantarkan pada pemahaman tentang bagaimana seharusnya berpenampilan sesuai tuntunan-Nya. Bukan hanya sekedar ikut – ikutan, mengikuti trend, ataupun sebuah paksaan atau keterpaksaan, wallahu’alam bis showab.
style is about confident, make your own style !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar